Funtom's Log What a journey to remember

matahari, the afterglow

August 21

kalaulah saya sempat posting beberapa hari yang lalu pastilah kategorinya bukan ‘uneasy’ tapi ‘happy day’ hehehe…

kisah perjalanan saya ke jogja selama 3 hari sungguh sangat menyenangkan, perasaan excited yang berlebihan yang bikin dada terasa penuh, tahu sendiri kan bagaimana rasanya berada di samping orang yang kita cintai :)

well.. hasilnya memang tidak seperti yang saya harapkan

dalam kegalauan saya mencari teman untuk berbincang, namun memang karena pas jam kantor makanya saya agak susah mendapatkan apa yang saya cari. ada satu teman yang dengannya saya menceritakan apa yang saya rasakan, apa yang saya kejar, yang kebetulan juga dia mengenal matahari impian saya. saat itu dia sedang online dan sedang tidak sibuk sehingga kami pun berbincang.

melalui perbincangan tersebut saya menceritakan apa yang terjadi di jogja, apa yang saya nyatakan, dan juga jawaban apa yang saya dapatkan. jawaban semacam “ga tau”, “ga bisa jawab ya ato tidak”, dan “kalo ini tidak berhasil aku ga pengen persahabatan kita rusak”. dan jawaban yang terakhir itu yang bikin temen saya bilang :

oh boy!

wheww… saya jadi bertanya apa jawaban itu berarti NO ?? dia bilang berdasarkan pengalaman sih itu emang iya, artinya NO!!

duhhh.. sakit yeeee hahahaha… (ketawa saya garing, need a good laugh here!)

but thank God i found comfort from another friend of mine, here is what she said

i know. i’m so sorry. she’s not ur destiny. u know what, never felt sorry to fall in love to someone n to express ur love coz it’s a blessing. to love someone doesn’t mean to hav her as ur GF. my opinion still d same: enjoy ur time w/ her while she’s still here n keep it in ur heart but still u hav to open ur heart 4 someone else. coz everyone hav their own meaning 4 u n let it become ur journey to find d right one. hurt yes i know, take time to heal d pain but as long as u remember that u already give her d best of u n always remember d sweetest moment u’ve already share, u will get over it. n u will never regret 4 everything u hav done.

wow… thanks mer, beruntungnya saya punya teman seperti kamu :)

girl from mars

August 6

setelah dua tahun perkenalan lewat friendster dan yahoo messenger akhirnya dia datang ke indonesia. dia, seorang gadis yang dari jarak jauh pun mampu mengaduk-aduk hati saya, kini datang berhadapan muka dengan muka

perasaan saya saat ini agak susah dideskripsikan, ada senang, ada takut, ada harapan, ada kecemasan, ada cinta, ada.. eh benci ga ada siy.. well well.. kalo bisa ditukar dengan permen pasti dapet yang rasa nano nano

hari jumat kmaren (3 agustus 2007) ketemuan untuk pertama kalinya setelah sekian lama bertemanan lewat dunia maya. mau jalan dari kantor ke plangi rasanya perut mules2 gimana gituh, grogi abis.. tapi kalo ga ketemu sayang kan, dia udah jauh-jauh datang. akhirnya jalan juga ke sana (iya jalan kaki, deket kok, tapi ngos-ngosan juga sampe sana)

finally, the moment of truth… dia muncul dari balik pintu dengan senyum ramah dan bersahabat tersungging di bibirnya. my oh my.. bagai melihat kemunculan bidadari turun dari kahyangan, time was frozen. dia secantik yang saya perkirakan selama ini, rambut sebahunya diikat belakang, paras manis, ramah tutur kata, tubuh ramping semampai, bener-bener perempuan idaman lah :) saat memandangnya saya berkata dalam hati, saya mau menikah dengan gadis ini (yup, it’s true!)

dalam sekejap saya sudah duduk di dalam, bersama dia di sebelah kanan. saya hanya terpukau memandangnya. tapi di dalam, saya sedang menahan laju seribu banteng liar, ada perasaan yang hendak meledak, ingin saya teriakkan betapa saya merindukannya selama ini (tapi itu akan menjadi pemandangan sinetron yang buruk kalo saya kerjakan)

suasana mulai mencair ketika dia memulai percakapan. saya mendengarkan setiap kata yang keluar dari mulutnya sambil memandangnya lekat-lekat. bukan hanya mata namun seluruh eksistensi saya mengarahkan perhatian padanya. setiap detik berharga, kedatangannya ke indonesia bukan untuk tinggal menetap. kepentingan utamanya adalah untuk membuat student visa sebagai syarat dia tinggal di suatu negri di luar sana, well, at least itu yang saya tahu. september nanti dia balik ke sana.. jadi ya gitu deh, every second counts buat saya

dalam waktu dekat saya memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama dengannya selama kurang lebih satu minggu. kami berencana untuk berlibur ke bali dan lombok. saat ini, dua minggu sebelum liburan itu, i just don’t know what to expect, setelah liburan selesai akankah semuanya baik-baik saja, kepergiannya yang saya tahu antara lima tahun sampai selamanya, akankah saya bertemu lagi dengannya… atau mungkin haruskah saya mengikutinya..

between this world and eternity, she is the one i wish to see